Pasti Sering Lihat Simbol Berikut Pada Pakaian Masing-Masing Kan?

Tau ga sih artinya apa aja?




- Metode Pencucian
Setiap kain atau pakaian terbuat dari bahan yang berbeda. Untuk itu diperlukan perlakuan yang berbeda pula saat mencuci. Jika salah, bisa-bisa pakaian menjadi rusak atau serat kain lekas pudar dan koyak
Berikut ini simbol yang ada pada pakaian dan arti simbolnya gess
Simbol | Deskripsi | Jenis Bahan Pakaian |
Dicuci dengan mesin setting siklus, kecepatan putaran dan gerakan yang normal | Untuk bahan normal | |
Dicuci dengan mesin setting tekanan permanen/ anti kerutan dan dibilas dengan air dingin sebelum kecepatan putaran berkurang | Untuk bahan yang lembut | |
Dicuci dengan mesin setting khusus agitasi/gerakan yang sangat lembut atau waktu cuci dikurangi | Untuk bahan yang sangat lembut | |
Dicuci dengan air, deterjen/sabun dan menggunakan tangan | Untuk bahan yang sangat lembut dan tidak boleh diperas | |
Garmen tidak bisa dibersihkan melalui proses pencucian normal. Biasanya disertai dengan petunjuk untuk dry clean | Wool, sutera, bahan asetat dan akrilik yang sensitif dengan proses pencucian menggunakan mesin |
- Metode Pemakaian Pemutih
Berhati-hatilah saat menggunakan pemutih atau bleaching. Sebagian besar pakaian berwarna cerah sangat tidak dianjurkan dicuci dengan menggunakan pemutih. Chlorine yang terdapat pada pemutih bisa berpotensi mengurangi warna yang ada di serat kain.
Perhatikan setiap label pada pakaian!
Simbol | Deskripsi |
Boleh memakan produk pemutih yang tersedia di pasaran dalam proses pencucian | |
Hanya produk pemutih non-klorin (tidak mengandung klorin) saja yang boleh dipakai dalam proses pencucian | |
Tidak boleh menggunakan pemutih apapun. Bahan tidak tahan luntur dan secara teknis tidak boleh kena pemutih |
- Metode Pengeringan
Simbol | Deskripsi |
Dikeringkan dengan normal dan suhu terpanas yang ada pada setting | |
Dikeringkan dengan putaran normal dan suhu rendah | |
Dikeringkan dengan putaran normal dan suhu medium | |
Dikeringkan dengan putaran normal dan suhu tinggi | |
Dikeringkan dengan putaran normal tanpa panas atau menggunakan udara saja | |
Dikeringkan dengan setting tekanan tanpa kerut | |
Dikeringkan dengan setting siklus lembut | |
Tidak boleh dikeringkan dengan mesin. Biasanya disertai dengan metode pengeringan yang lain | |
Gantung pakaian yang lembab, berjajar, di dalam/ luar ruangan | |
Gantung pakaian yang basah, biarkan air menetes sampai pakaian kering tanpa diperas dengan tangan | |
Keringkan dengan diletakkan saja/ diratakan pada permukaan datar | |
Keringkan di tempat yang teduh, tidak terkena sinar matahari langsung | |
Jangan diperas |
- Metode Penyetrikaan
Ada kain yang tidak boleh disetrika, meski secara umum hampir semua kain bisa disetrika. Namun, jangan lupa untuk memperhatikan labelnya karena menyetrika melebihi suhu yang dianjurkan dapat menyebabkan kerusakan serat kain hingga menimbulkan gosong.
Perhatikan simbol untuk penyetrikaan berikut ya!
Simbol | Deskripsi |
Proses setrika diperlukan, pada suhu berapapun, baik dengan uap maupun tidak | |
Setrika reguler, uap atau kering, dengan suhu rendah (110 C/230 F) | |
Setrika reguler, uap atau kering, dengan suhu sedang (150 C/300 F) | |
Setrika reguler, uap atau kering, dengan suhu tinggi (200 C/300 F) | |
Setrika uap tidak diperbolehkan tapi setrika kering boleh dengan suhu yang ditentukan | |
Tidak boleh disetrika, baik uap maupun setrika kering |